Pantauan Arus Mudik, Walikota Semarang: Kemungkinan One Way Wilayah Bawen dan Salatiga

- 14 April 2024, 17:20 WIB
Heli Basarnas memantau lalulintas arus mudik di tol Kalikangkung Semarang.
Heli Basarnas memantau lalulintas arus mudik di tol Kalikangkung Semarang. /
 
PR JATENG - Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang, meluncur ke angkasa untuk mengawasi arus balik Lebaran 2024 menggunakan helikopter Hely Rescue 3604 yang dimiliki oleh Basarnas.
 
Perjalanan udara dimulai dari Kendal, melintasi Kalikangkung, Kalikuto, Balaikota, hingga Bawen sebelum kembali ke titik awal di Kalikangkung pada Minggu 14/4/2024. 
 
Hevearita tidak sendirian dalam pengamatannya, namun didampingi oleh Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Budiono, dan Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang Batang, Nasrullah.
 
 
Hevearita mengungkapkan hasil pengamatannya, menyebut bahwa ada titik-titik tertentu yang mengalami sedikit kepadatan, sementara ada yang tetap lancar. Berdasarkan data yang terkumpul, kemungkinan akan diterapkan sistem One Way hingga wilayah Salatiga dan Bawen, sejalan dengan rencana yang disampaikan Direktur PT Jasa Marga.
 
"Alhamdulillah pantauan dilakukan mulai dari Kendal Kalikangkung ke Kalikuto, mengitari Kota Semarang dan sampai ke Bawen. Memang ada beberapa titik yang mulai tersendat, ada pula yang masih lengang," ucapnya.
 
"Tadi Direktur PT Jasa Marga menyampaikan kemungkinan akan diberlakukan One Way. Kalau saat ini kan One Way dari Gate Kalikangkung, kemungkinan bisa saja mundur hingga wilayah Salatiga dan Bawen. Karena tadi di Pintu Tol Banyumanik juga sudah mulai padat. Jalur dari Salatiga juga mulai padat," imbuh dia. 
 
 
Meskipun ada sedikit kendala, arus lalu lintas secara keseluruhan terbilang lancar tanpa kendaraan yang mogok di jalan tol. 
 
Hevearita menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepala Basarnas yang telah memberikan kesempatan bagi pemerintah kota untuk melakukan pemantauan dari udara.
 
Selain itu, Hevearita memberikan imbauan kepada pemudik untuk memeriksa kendaraan dan kartu e-Tol mereka sebelum memasuki tol, serta menjaga kondisi fisik saat berkendara untuk menghindari kelelahan.
 
Ia juga mengajak pemudik untuk singgah sejenak di Kota Semarang, menikmati kuliner khas seperti lunpia, serta beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. 
 
 
Sementara itu, Nasrullah dari PT Jasa Marga Semarang Batang, mengonfirmasi peningkatan trafik di Tol Semarang Batang dan menegaskan kesiapannya dalam menghadapi situasi tersebut dengan langkah-langkah koordinasi yang tepat.
 
"Kalau kita lihat trafiknya sudah mulai meningkat. Kemarin saja tanggal 13 April, trafik perhari yang transaksi ke Jakarta itu sekitar 62ribu. Intinya kepadatan semakin meningkat," ujar Nasrullah. 
 
Pihaknya juga sedang menunggu instruksi lebih lanjut dari Kementerian terkait kemungkinan penerapan one way di KM 425 tol Semarang, sambil terus memantau kondisi lalu lintas secara cermat. 
 
Para pemudik juga diingatkan untuk mengakses informasi terbaru melalui aplikasi Travoy dari Jasa Marga, termasuk layanan call center 14080 untuk bantuan yang diperlukan.

Editor: Kusuma Nur


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah