Pinjaman PEN, APBD Banyumas 2024 Mengalami Defisit Hingga Rp 60 Milyar, Ini Penjelasan Pj Sekda Yang Baru

- 16 Mei 2024, 18:40 WIB
Pelantikan Penjabat Sekda Banyumas Agus Nur Hadie di Pendopo Sipanji Purwokerto, Kamis (16/5/2024)
Pelantikan Penjabat Sekda Banyumas Agus Nur Hadie di Pendopo Sipanji Purwokerto, Kamis (16/5/2024) /Foto: PR Jateng

PR Jateng - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyumas pada triwulan pertama menuju triwulan kedua mengalami defisit yang mencapai Rp 60! milyar.

Hal itu diungkapkan oleh Pj Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro saat melantik Agus Nur Hadie menjadi Pj Sekda Banyumas yang baru di Pendopo Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, hari Kamis 16 Mei 2024.

"Ini menjadi PR yang sangat penting untuk pak Agus sebagai Penjabat Sekda karena kita harus cepat untuk mengusulkan segera di APBD perubahan sebesar Rp 75 milyar, masalah menutup defisit yang mencapai Rp 60 milyar di triwulan pertama tahun ini,"kata Hanung Cahyo Saputro.

Baca Juga: Sudewo Maju Pilkada Pati Ingin membangun Bumi Mina Tani Lebih Maju

Menanggapi adanya defisit APBD Banyumas tahun 2024 mencapai Rp 60 milyar, Pj Sekda Banyumas yang baru Agus Nur Hadie menjelaskan akan segera mengevaluasi beberapa penggunaan anggaran seperti perjalanan dinas, ATK dan lain sebagainya.

Selain itu, kata Agus Nur Hadie, pihaknya juga akan mengevaluasi sejumlah BUMD yang sekiranya tidak efektif untuk didorong bisa meningkatkan pendapatan daerah.

Agus Nur Hadie mengakui beban APBD Banyumas sangat berat karena masih ada beban pinjaman program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Baca Juga: GBK Siap Digunakan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI Minta Perhatian Rumput Usai Konser NCT Dream

"Ya memang APBD kita mengalami defisit, apalagi beban PEN, perjalanan dinas, ATK, semuanya akan kita evaluasi,"ujar Pj Sekda Banyumas itu.

Halaman:

Editor: Rama Prasetyo Winoto

Sumber: PR Jateng


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah