Kapolres Muaro Jambi Menjelaskan Kronologi Kematian Dokter yang Dituduh Pencuri

- 3 April 2024, 15:23 WIB
Kapolres Muaro Jambi Menjelaskan Kronologi Penyebab Kematian Dokter yang Dituduh Pencuri
Kapolres Muaro Jambi Menjelaskan Kronologi Penyebab Kematian Dokter yang Dituduh Pencuri /

PR JATENG - Tragis, dokter berusia 29 tahun bernama Dwi Fathimah Yen, yang bertugas di Jambi, meninggal dalam kecelakaan tunggal setelah mengemudi secara ugal-ugalan di jalan.

Sebelumnya, terdapat laporan bahwa dokter tersebut mempercepat mobilnya setelah dituduh sebagai pencuri oleh sekelompok orang.

Kejadian ini terjadi pada Jumat malam, 29 Maret 2024, ketika korban dikejar oleh sekelompok warga yang menuduhnya mencuri.

Baca Juga: Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 3 April 2024, Raih Hadiahnya Skin Senjata dan Diamond

Saat itulah, mobil patroli polisi mencoba menghentikan korban, namun upaya tersebut sia-sia karena korban justru meningkatkan kecepatan mobilnya, memicu kejar-kejaran antara warga dan polisi.

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Wahyu Bram, menjelaskan bahwa petugas telah berusaha beberapa kali untuk menghentikan korban namun tidak berhasil.

"Ketika mobil korban memasuki Perumahan Pondok Cipta, Mestong, Muaro Jambi, petugas dan warga berupaya menghentikan korban, namun usaha tersebut tidak berhasil," kata Kapolres pada Rabu, 3 April 2024.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Bandara Ahmad Yani Semarang Diprediksi 6 April 2024

Korban kemudian melarikan diri dari kompleks tersebut menuju Kota Jambi, diikuti oleh pengejaran warga bersama petugas polisi atas dugaan tindak pidana.

Meskipun beberapa waktu kemudian warga memutuskan untuk menghentikan pengejaran, petugas tetap melanjutkan pengejaran tersebut.

Pengejaran berlangsung sekitar 40 menit, di mana korban menolak untuk berhenti meskipun telah diberikan perintah melalui pengeras suara.

Baca Juga: Di Proliga 2024, Tim Jakarta Elektrik PLN Kedatangan Pevoli Putri asal Italia Indre Sorokaite

"Korban mencoba mendahului kendaraan di depannya namun menghindari tabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan. Akhirnya, mobil korban menabrak rumah warga," ungkap Kapolres.

Dwi Fathimah Yen mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Orang tua korban menyatakan kepada media bahwa anaknya meninggal karena dituduh mencuri oleh warga, yang menyebabkan korban panik dan melarikan diri.

Baca Juga: Timnas Indonesia U23 Fokus Kekompakan di Dubai, Menuju Piala Asia U23 2024

Mereka meminta keadilan dan ingin memastikan apakah terdapat kesalahan prosedur dari petugas yang melakukan pengejaran terhadap anak mereka.

Namun, Wahyu Bram membantah adanya kesalahan prosedur dari petugasnya, mengatakan bahwa korban telah diperintahkan untuk berhenti berkali-kali namun tetap melarikan diri.

"Kami telah memeriksa lima orang yang terlibat dalam kejadian ini, dan tidak menemukan bukti kesalahan prosedur. Korban tetap melarikan diri meskipun sudah diperintahkan untuk berhenti," tegasnya.***

Editor: Eko Wahyu


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah